Tips Mencegah Kebal terhadap ranjau paku30 Agustus 2010
[QUOTE=ip888;674997]tips yang sangat bagus.[/QUOTE]

Tips Mencegah Kebal terhadap ranjau paku Di beberapa jalan protokol di Jakarta, mungkin juga kota-kota besar lainnya, kerap ditebar “ranjau” berupa paku atau benda tajam yang bisa bikin ban mobil atau motor bocor. Kalau sudah terjadi begitu, tentu sangat menjengkelkan, terlebih musibah berlangsung saat dalam perjalanan menuju kantor atau ada janji ketemu seseorang. Untuk mengantisipasinya, ada 2 cara, yang pertama anda bisa melindungi ban anda dengan autoselant / cairan penambal otomatis, Ini sudah banyak beredar dipasaran, yang kedua Anda bisa membawa cairan penambal dalam kemasan kaleng yang bertekanan. Jadi, selain menambal, ini sekaligus dapat menambah tekanan angin saat karet bundar mulai kehilangan angin akibat tertusuk benda tajam. Jadi, tak perlu harus menukar ban.
1. Yang pertama autoselant /cairan penambal otomatis Cara kerja Tire Sealant Saat cairan tire sealant berada didalam ban, sifatnya tetap akan cair tetapi saat ban mengalami kebocoran, angin yang keluar akan menyedot cairan tersebut dan menyumbat lubang ban dengan seketika dengan permanent (cairan berubah menjadi padat). Pegendara tidak sadar kalau bannya kena paku, baik paku itu masih nempel ataupun sudah terlepas. Jika pengendara mengetahui bannya kena paku ketika kendaraan berhenti tentunya sebaiknya dicabut dan dijalankan setelah itu pengendara sebaiknya segera mengisi kembali angin pada ban untuk menormalkan tekanannya. Inilah produk-produk yang telah dites. 1. Tire Guard Produk ini mampu menutup kebocoran akibat paku dalam waktu hitungan detik dan tekanan ban tidak menurun. Tire guard bisa di gunakan untuk ban dalam dan untuk ban tubeless/radial. Dimana produk lainnya hanya untuk ban tubeless saja. Harganya lebih murah, karena sudah diproduksi didalam negeri [video=youtube;7__ZCjqK4QM]http://www.youtube.com/watch?v=7__ZCjqK4QM[/video] 2.Slime Penggunaan tire sealant sendiri tidak hanya terbatas untuk ban motor atau mobil yang tubeless, akan tetapi ban yang masih memakai ban dalam-pun dapat menggunakannya, hanya saja ban dalam cenderung lebih mudah robek besar bila tertusuk paku, sehingga cairan tire sealant tidak mampu menutupnya lagi, jadi selama ban dalam tidak sobek, tire sealant tetap akan berfungsi.
3. Tire Tech Formula yang ini didesain secara khusus untuk melindungi ban kendaraan anda agar tidak kempes jika tertusuk paku/benda tajam lainya pada saat ban berputar baik dalam kecepatan tinggi maupun rendah.!! Bisa untuk ban dalam dan ban tubeless
4. Jet - 1 Prinsip kerjanya adalah sama dengan 3 hal diatas, namun ada perbedaan yaitu Jet-1 ini merubah ban dalam menjadi ban tubless, yaitu ban dalam sudah tidak dipakai lagi, untuk sementara ini hanya bisa dipakai untuk kendaraan roda dua atau sepeda motor
5. Rhino Ini produk Amerika, khusus untu ban tubeless. prinsip kerja ban dilapisi semacam gel atau lem, disemprotkan rata pada permukaan ban. Hanya bengkel khusus yang sudah punya otoriter yang bisa mengerjakannya
2. Cara yang kedua. cara kedua ini prinsipnya adalah, ban sudah kena paku dan kondisi kempes, kemudian baru kita masukkan cairannya kedalam ban yang dia dilengkapi dengan tekanan udara didalam tabungnya. ketika kena paku dan setelah itu paku dicabut dan ban kempis. Lalu, diisi cairan sampai habis sesuai petunjuk. Tekanan ban diukur untuk mengetahui performa masing-masing produk dalam mengisi ban kendaraan. Ban lantas diisi dengan angin dari kompresor hingga batas 30 psi dan didiamkan sekitar 15 menit. Semakin lama tekanan berkurang, produk itulah yang dinobatkan yang terbaik. Golden Eagle Tire Leak Stopper & Inflator Hanya mampu mengisi tekanan hingga 11 psi. Namun, produk inilah yang terbaik dalam menambal ban karena tidak terjadi penurunan tekanan angin setelah diisi dengan kompresor. Cairan terlihat keluar dari lubang paku dan kemudian berhenti. Itu berarti lubang yang bocor telah tertutup. Ketika cairan beraksi di dalam ban, terjadi kebocoran pada sambungan dan pentil. Untuk memasukkan cairan ke ban, posisi tire valve harus berada di jarum jam angka 6. Fix Flat Diklaim, cairannya tidak merusak sensor ban di velg. Produk yang juga bikinan Amerika ini, pada petunjuknya disarankan bahwa posisi tire valve berada di arah jam 4 atau 8. Wujud cairannya seperti busa. Performanya masuk kategori terbaik kedua. Kendati ukuran kaleng besar, produk ini hanya mampu menghasilkan tekanan awal 10 psi. Setelah disuntik angin, penurunan tekanan tergolong minim, 2 psi. Tire Super Help Yang satu ini berasal dari Eropa dan bentuknya terkecil di antara kontestan tes produk. Pada kemasan disediakan selang untuk memasukkan cairan penambal ban. Sesuai petunjuk pemakaian, untuk mengisi, arahkan pentil di posisi jam 12. Sesuai petunjuk pemakaian, Super Help hanya memberi tekanan 5 psi. Kemudian, saat ban diisi angin 30 psi, setelah 15 menit, tekanan angin turun menjadi 25 psi. Prestone Tire Jack Inflator dan Sealer Produk ini diklaim memiliki cairan paling encer dan tidak mengandung gas hidrokarbon dan dimethyl ether. Dengan demikian, produk ini aman dari bahaya ledakan akibat suhu kabin yang tinggi. Cara penggunaannya, pentil harus berada di jarum jam angka 4 atau 8. Performa untuk mengembalikan ban ke tekanan awal berada dalam posisi terbaik. Produk ini mampu mencapai angka 13 psi. Namun, cairan penambal bekerja kurang efektif.
|